Masih ingat Kolonel Hannibal dan koncom dari ser lawas tahun 80-an "The A Team"? Film aksi ini tayang mulai Jumat (11/6) di bioskop. Yang fans berat seri ini pasti sudah tidak asing lagi dengan Kolonel Hannibal, Letnan Faceman, Kapten Murdock, serta Sersan B. A. Baracus.
Jika Anda penggemar berat dan mengikuti serial televisinya akan "ngeh" dengan ciri khas yang kerap muncul. Misalnya narasi pembuka yang menjelaskan siapa The A-Team, latar belakang kehidupan militer, serta pekerjaan mereka sebagai tentara bayaran. Dalam film versi layar lebar, narasi tersebut juga muncul di ending cerita.
Tanpa basa-basi, 'The A-Team' langsung dibuka dengan adegan yang memperkenalkan masing-masing personelnya, yaitu si cerdik Kolonel John "Hannibal" Smith (Liam Neeson), Letnan Templeton "Faceman" Peck (Bradley Cooper) yang plaboy, Bosco Albert B.A. "Bad Attitude" Baracus (Quinton "Rampage" Jackson) dan sang pilot gila Kapten H.M. "Howling Mad" Murdock (Sharlto Copley). Pertemuan para Rangers di Meksiko itu pun sepertinya sudah ditakdirkan.
Beberapa bulan setelah misi mereka di Meksiko, Hannibal, Face, B.A. Baracus dan Murdock menjadi bagian dari Tentara Amerika Serikat di Baghdad, Irak. Menjelang kepulangan, Hannibal Cs mendapat tugas dari Jendral Morrison (Gerald McRaney). Sang Jendral minta supaya mereka membongkar sindikat pemalsu uang di sana. Seperti biasanya, Hannibal telah menyiapkan rencana gila untuk menggagalkan pengiriman uang palsu tersebut keluar Baghdad.
Namun, meski berhasil menggagalkan pengiriman uang palsu itu, Hannibal harus menelan pil pahit. Pike (Brian Bloom), salah satu rekan mereka ternyata berkhianat dan mengambil plat pencetak uang palsu tersebut. Tidak hanya itu, Jendral Morrison juga tewas setelah mobil yang ditumpanginya meledak.
Hannibal, Face, B.A. Baracus dan Murdock pun diadili di Mahkamah Militer karena dituduh berkomplot dengan Pike. Mereka dinyatakan bersalah dan dijebloskan ke penjara. Namun, terali besi tidak meredupkan semangat The A-Team. Berhasilkah Hannibal Cs membalas dendam?
'The A -Team' yang disutradarai Joe Carnahan menyajikan plot cepat, ditambah dengan twist yang membuat penontonnya semakin penasaran dengan ending film ini. Sepanjang film, Anda juga dipuaskan dengan adegan-adegan aksi yang gila, mulai dari kejar-kejaran Helikopter hingga tank yang terjun bebas. Meski sebagian adegannya berlebihan, tapi tetap masuk akal.
Tidak hanya itu, sutradara yang sebelumnya sukses dengan 'Smokin Aces' juga melengkapi film ini dengan lelucon-lelucon segar. Unsur komedi juga semakin kuat dengan kekonyolan yang dilakoni Murdock.
Secara keseluruhan, Joe Carnahan sepertinya sukses mengembalikan kejayaan 'The A-Team'. Film ini pun membuktikan kalau The A-Team benar-benar gila.
Meski tetap melestarikan ciri khas The A-Team versi televisi, sebagai film layar lebar, harusnya ada hal lain yang bikin geregetan. Sayangnya itu tidak terasa sejak film dimulai hingga akhir cerita. Hampir sama dengan menonton sebuah serial televisi di layar yang lebih besar. Sekali lagi, anggap saja film ini sebagai ajang nostalgia supaya tidak perlu mengharapkan kejutan yang berbeda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar