Faster, yang disutradarai oleh George Tillman, Jr (Notorious, 2009), menandai kembalinya Johnson ke film-film dengan genre keras. Jangan sampai tertipu dengan judulnya yang mungkin akan membuat sebagian orang mengira bahwa film ini mengisahkan mengenai karakter Johnson yang berpacu dalam dunia balapan a la film-film sejenis The Fast and the Furious (2001). Faster merupakan sebuah film yang lebih menekankan tema pembalasan dendam seorang karakter pada beberapa orang dari masa lalunya. Sebuah film yang sangat sesuai dengan karakter keras yang dimiliki oleh Johnson, namun sayangnya masih belum akan sepenuhnya memperbaiki citra Johnson mengenai kemampuan aktingnya.
Ada tiga karakter utama yang menjadi fokus penceritaan Faster, dan ketiganya hadir tanpa nama dan hanya dikenal sebagai Driver, Cop dan Killer. Driver (Johnson) adalah seorang narapidana perampokan bank yang baru saja dilepaskan setelah sepuluh tahun menjalani masa tahanannya. Begitu bebas dari penjara, tujuan hidup Driver hanyalah satu: untuk membunuh komplotan perampok yang telah menjebak dirinya dan menyebabkan kematian kakaknya (Matt Gerald). Cop (Billy Bob Thornton) adalah seorang polisi yang mencoba membersihkan kembali hidupnya dari ketergantungannya terhadap narkoba sekaligus mencoba memperbaiki hubungannya dengan sang istri, Marina (Moon Bloodgood). Bersama dengan Detektif Cicero (Carla Gugino), Cop ditugaskan untuk menangkap Driver dan menghentikan usaha pembunuhan yang ia lakukan.
Di suatu tempat lainnya, Killer (Oliver Jackson-Cohen) adalah seorang pembunuh bayaran yang disewa seseorang untuk membunuh Driver. Percobaan pertamanya dalam membunuh Driver kemudian menemui kegagalan, yang menyebabkan dirinya kemudian begitu terobsesi untuk membunuh Driver. Obsesinya ini membuat hubungannya dengan wanita yang baru dinikahinya, Lily (Maggie Grace) menjadi sedikit renggang. Walau tidak saling mengenal satu sama lain, ternyata satu tujuan hidup mereka, yakni untuk bergerak lebih cepat sebelum yang satu berhasil menangkap lainnya, akhirnya akan mempertemukan mereka dan menentukan hidup mati mereka.
Bagian demi bagian dalam Faster memang mengundang decak kagum, namun sayang hal tersebut belum dapat disajikan secara maksimal sehingga terasa ada yang kurang atau agak nanggung dari keseluruhan film ini.
Semuanya sudah terlihat menjanjikan saat Driver – yang diperankan oleh Dwayne "The Rock" Jhonson keluar dari penjara yang diiringi dengan "Good by My Friend" theme song yang pernah menjadi andalan film kriminal itali pada tahun 70 an, Street Law.
Dengan pistol dan daftar orang-orang yang akan dia bunuh di tangan, Driver menaiki mobil amerika-nya menuju sebuah bangunan dan sebagai pembuka adegan action dia berhasil membuat lubang pada salah satu kepala orang yang ada di daftarnya.
Korban selanjutnya adalah seorang polisi yang baru pensiun 10 hari lalu, dan bersamaan dengan itu Carla Gugino mencoba menghentikan Driver dengan aksi kejar-kejaran yang lumayan hebat.
Walaupun film ini memiliki judul yang singkat dan terkesan aneh, dan juga ada beberapa kalimat seperti "God can't save you from me" yang mungkin akan membuat seluruh bioskop tertawa.
Namun sutradara Goerge Tillman Jr dan penulis skenarionya Joe dan Tony Gayton berhasil mengemas film ini dengan cukup baik, sehingga layak menjadi salah satu film action terbaik akhir-akhir ini.
Selain pensiunan polisi korup yang telah dibunuh sebelumnya, ada lagi seorang pecandu yang memiliki skill membunuh yang sangat hebat yang di kenal dengan nama Killer (Oliver Jackson-Cohen).
Orang ini membunuh bukanlah untuk uang melainkan untuk kesenangan semata. Dia dihubungi oleh suara misterius dari balik telepon yang akan membayarnya jika menghentikan Driver.
Dari adegan tersebut selanjutnya Faster akan memberikan aksi terbaik dari The Rock, layaknya film action di sini Driver akan melakukan aksi kejar-kejaran mobil, adu senjata dan bahkan adu es balok di sebuah klub striptis.
Paling tidak semua itu akan membuat kita fokus pada layar. Diselipkan juga beberapa bagian yang menceritakan tentang masa lalu Driver, yang sedikit akan menambah rasa emosional akan alasan untuk melakukan balas dendam.
Secara keseluruhan film ini mungkin sangat menarik untuk di tonton bagi orang-orang yang menyukai genre ini, action dan balas dendam.
Namun banyak sekali waktu yang dibuang dalam film ini hanya untuk menyajikan beberapa subplot yang tidak sesuai.
Dan yang paling mengecewakan adalah gagalnya diraih kemungkinan film ini untuk mampu menjadi film action yang sangat hebat. Terlalu banyak kesempatan yang dibuang Faster untuk meraih potensinya. I Putu Adheswara
FASTER
Genre : Action/Adventure
Running Time : 98 min.
MPAA Rating : R
Director : George Tillman Jr.
Writer : Joe Gayton, Tony Gayton
Cast :Dwayne Johnson, Billy Bob Thornton, Tom Berenger, Carla Gugino, Micaela Johnson, Jennifer Carpenter, Maggie Grace, Moon Bloodgood, Adewale Akinnuoye-Agbaje, Courtney Gains

Tidak ada komentar:
Posting Komentar